(Foto :Dok ASG)

Tangerang Selatan – Tabloidtipikornews.com – Pemerintah secara resmi memulai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Seluruh agenda nasional akan berlangsung mulai 1 hingga 17 Agustus 2026 untuk memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme.
Tema dan logo resmi tersebut diluncurkan setelah melalui jajak pendapat publik. Logo karya Fajar Novario dari Padang terpilih dengan 44,73% suara dan menampilkan angka 81 yang saling terhubung sebagai simbol persatuan, dengan warna merah-putih sebagai cermin kedaulatan rakyat dan keberagaman budaya.

Rangkaian Kegiatan Nasional

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menyampaikan bahwa kegiatan disiapkan secara kolaboratif bersama kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat. Beberapa agenda utama:

– 1 Agustus 2026*: Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monas, Jakarta. Diisi Selawat Kebangsaan bersama Habib Syekh bin Abdul Qadir Assegaf dan terbuka untuk umum.
– 14 Agustus 2026*: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR/DPD, dilanjutkan Pidato RUU APBN 2027 di Sidang Paripurna DPR.
– 15 Agustus 2026: Ziarah Nasional dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan.
– Penganugerahan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan* juga akan digelar di Istana Negara oleh Presiden kepada individu dan institusi berprestasi.

Puncak 17 Agustus: Upacara dan Pesta Rakyat

Puncak peringatan jatuh pada Senin, 17 Agustus 2026* melalui Upacara Detik-Detik Proklamasi dan Penurunan Bendera Pusaka di Istana Merdeka, Jakarta. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin langsung upacara tersebut.

Pemerintah membuka kesempatan bagi masyarakat hadir langsung melalui mekanisme war ticket, dengan kuota 8.100 peserta, sebagai simbol usia ke-81 RI. Pendaftaran akan diumumkan kemudian dan prosesnya ketat seperti tahun-tahun sebelumnya.

Setelah upacara, kemeriahan dilanjutkan dengan Pesta Rakyat di kawasan Monas dan Bundaran HI sepanjang hari. Rangkaian acaranya meliputi:
– Perlombaan khas 17-an, zona bermain anak, panggung hiburan
– Pertunjukan drone show, video mapping.
– kembang api, dan drama wayang
– Penyediaan 500 ribu porsi makanan gratis bagi pengunjung
– Stan UMKM dari berbagai daerah.

Sebagai penutup Bulan Kemerdekaan, pemerintah juga menggelar *Merdeka Run* gratis dengan jarak 5 km, 8,1 km, dan 10 km, lengkap dengan medali dan doorprize.

Semarak di Daerah

Di daerah, perayaan juga dimulai sejak akhir Juli. Contohnya di *Tabanan, Bali*, rangkaian dibuka dengan parade, lomba kebersihan kantor, pemasangan lampu hias dan ribuan bendera Merah Putih. Puncaknya 17 Agustus pukul 08.00 WITA dengan upacara di Lapangan Alit Saputra, dan ditutup drama kolosal Puputan Margaranaā€.

DiĀ  Malili, Luwu Timur, pembukaan ditandai turnamen sepak bola dan dilanjutkan lomba sepak takraw, voli, karnaval, hingga gerak jalan indah hingga 16 Agustus.

Pemerintah daerah juga mengimbau pengibaran Bendera Merah Putih serentak 1–31 Agustus 2026 di rumah, kantor, sekolah, dan tempat usaha.

Juri Ardiantoro meminta maaf kepada masyarakat jika ada gangguan lalu lintas selama kegiatan, dan berharap seluruh rangkaian dapat membangun kembali semangat kebangsaan.
Upacara di IKN, Kalimantan Timur juga tetap dilaksanakan dan dikoordinasikan oleh Otorita IKN.

Sumber: Kementerian Sekretariat Negara, InfoPublik.

Penulis : Ari Sapta Geni

By admin