BALI Tabloidtipikornews .com– Komando Distrik Militer (Kodim) 1617/Jembrana bersama masyarakat Banjar Sekarkejula Kelod menggelar kegiatan pemasangan bendera Merah Putih sekaligus upacara adat Melaspas (penyucian secara adat Bali) atas rampungnya pembangunan Jembatan Perintis Garuda pada Sabtu (13/6).

Kegiatan ini menandai difungsikannya secara resmi jembatan yang menjadi akses vital bagi mobilitas dan perekonomian warga setempat. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pelosok.

Dandim Letkol Inf Sy. Gafur Thalib menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan simbol semangat gotong royong yang kuat antara prajurit TNI dan masyarakat.

“Pemasangan bendera Merah Putih di sepanjang Jembatan Perintis Garuda ini adalah simbol bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat, dan rasa nasionalisme kita harus terus berkibar di mana pun kita berada. Jembatan ini lahir dari keringat dan semangat kebersamaan antara TNI dan warga Banjar Sekarkejula Kelod,” ujar Letkol Inf Sy. Gafur Thalib dalam keterangannya.

Letkol Inf Sy. Gafur Thalib juga menambahkan bahwa upacara Melaspas yang digelar merupakan bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal demi keselamatan dan keberkahan fasilitas baru tersebut.

“Kami berharap dengan selesainya jembatan ini, akses transportasi warga semakin lancar, perekonomian meningkat, dan anak-anak dapat pergi ke sekolah dengan lebih aman. Tolong jaga dan rawat jembatan ini bersama-sama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka waktu yang lama,” pungkas Dandim.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa kekeluargaan, dihadiri oleh tokoh adat, tokoh masyarakat, serta jajaran personil Kodim yang bahu-bahu menyelesaikan pembangunan sejak awal.

By admin