JEMBRANA Tabloidtpikornews.com– Dalam upaya mengantisipasi serta meminimalisir potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), jajaran Koramil 1617-03/Melaya menunjukkan komitmen aktifnya dengan mengawal kegiatan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) Gilimanuk, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (11/08/2026).

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Danramil 1617-03/Melaya Kapten Inf Ketut Widiana bersama Danramil 1609-08/Gerokgak Kapten Inf Made Sudiarcana. Kehadiran pimpinan Koramil di wilayah perbatasan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antarwilayah dalam mengamankan aset strategis hutan negara dari ancaman kebakaran. Babinsa Kelurahan Gilimanuk, Serda Agus Hamdani, turut memantau dan mengawal jalannya kegiatan dari awal hingga akhir.

Danramil 1617-03/Melaya, Kapten Inf Ketut Widiana, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI melalui Koramil merupakan bagian dari tugas perbantuan kepada pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mitigasi bencana alam. Menurutnya, kesiapsiagaan personel dan peralatan harus disiapkan sedini mungkin mengingat kawasan TNBB memiliki kerentanan terhadap dampak musim kemarau.

“Kawasan TNBB merupakan aset vital yang harus kita jaga bersama. Koramil siap bergerak cepat dan berkoordinasi erat dengan TNBB, Kepolisian, serta seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan tindakan pencegahan maupun penanganan jika terjadi Karhutla,” tegas Danramil.

Apel kesiapsiagaan ini diikuti oleh sekitar 150 personel gabungan dari berbagai instansi dan elemen masyarakat. Turut hadir perwakilan Yonif TP 928/BSY (Letda Czi Jumaidin Rahman), Danyon Pelopor C Gilimanuk Satbrimobda Bali (Kompol I Nyoman Purnayasa, S.H.), jajaran Polsek Gilimanuk dan Gerokgak, Plt. Kepala Balai TNBB (Andang Bayu Pamungkas), Lurah Gilimanuk, jajaran fungsional Polhut, perwakilan mitra swasta, Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga unsur Banser, Pecalang, Linmas, serta Bakamda Desa Adat.

Sinergi yang solid antara Koramil, kepolisian, pengelola kawasan hutan, dan komponen masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan respons cepat serta kewaspadaan bersama terhadap bahaya Karhutla di wilayah Kabupaten Jembrana dan sekitarnya. Seluruh rangkaian apel kesiapsiagaan berjalan dengan tertib, lancar, dan aman.

By admin