JEMBRANA Tabloidtipikornews .com– Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali ditunjukkan oleh jajaran Kodim 1617/Jembrana. Menanggapi keluhan para petani terkait mengecilnya debit air yang mengancam sektor pertanian, Babinsa Pangyangan, Serka Nengah Sudiarta, turun langsung memimpin aksi gotong royong pembersihan dan perbaikan terowongan saluran irigasi Subak Pangyangan yang terletak di Bantaran Sungai Pangyangan, Sabtu (30/5).

Aksi sosial ini melibatkan Klian Subak Pangyangan, Bapak Wayan Riyasa, beserta sekitar 20 orang anggota subak setempat. Mereka bersama-sama menerobos masuk ke dalam terowongan air untuk membersihkan material yang menyumbat jalur irigasi.

Berdasarkan pantauan langsung Babinsa di lapangan, saluran irigasi Subak Pangyangan ini memang kondisinya sudah sangat tua karena merupakan infrastruktur warisan zaman kolonial yang dibangun sekitar tahun 1915. Akibat usia bangunan yang uzur, muncul beberapa kendala teknis yang memicu terjadinya kekeringan dan langsung diidentifikasi oleh Serka Nengah Sudiarta:

Kebocoran Terowongan: Adanya kebocoran pada induk saluran terowongan yang mengakibatkan volume air terbuang percuma sebelum mencapai lahan pertanian.

Sedimentasi dan Sampah: Terjadi pengendapan lumpur yang cukup tebal serta tumpukan sampah pepohonan di dalam terowongan yang menyumbat laju air.

“Kehadiran Bapak Babinsa di tengah-tengah kami memberikan motivasi dan semangat tambahan bagi warga. Terowongan ini adalah urat nadi pertanian kami, dan kondisinya memang sudah sangat tua serta penuh sumbatan,” ujar Klian Subak, Wayan Riyasa, mengapresiasi langkah cepat Babinsa

Sembari menunggu realisasi perbaikan permanen dari Dinas PU, Serka Nengah Sudiarta menegaskan bahwa TNI, khususnya Babinsa, akan selalu siap berada di garis depan untuk membantu kesulitan masyarakat, terutama dalam menjaga ketahanan pangan lokal.

Melalui aksi gotong royong pembersihan terowongan ini, Babinsa berharap sedimentasi lumpur dan sampah dapat diminimalisir. Dengan demikian, debit air yang mengalir ke sawah-sawah warga bisa kembali normal guna mencegah potensi gagal panen. Seluruh rangkaian kegiatan gotong royong yang dipimpin oleh Babinsa tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan.

By admin