Tabanan Tabloidtipikornews .com– Danramil 1619-07/Baturiti Kapten Cba I Nyoman Warnata beserta anggota menghadiri kegiatan Upacara Ngeruak di lokasi pembangunan jembatan di Desa/Kec. Baturiti. Kehadiran TNI dalam kegiatan adat tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap tradisi dan budaya lokal yang masih dijaga kuat oleh masyarakat Bali, Sabtu (16/5/2026)
Upacara Ngeruak merupakan prosesi sakral yang dilakukan sebelum dimulainya pembangunan suatu sarana maupun bangunan sebagai bentuk permohonan keselamatan, kelancaran, serta keharmonisan antara manusia dan alam sekitar.
Kegiatan tersebut turut hadir Pemangku Pura Alas Arum, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang bersama-sama mengikuti rangkaian upacara dengan penuh kebersamaan.
Dilokasi keguatan, Kapten Cba I Nyoman Warnata mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan adat dan sosial masyarakat merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan emosional antara aparat kewilayahan dengan masyarakat binaan.
“Sebagai aparat teritorial, kami selalu mendukung kegiatan masyarakat, termasuk pelestarian adat dan budaya. Upacara Ngeruak ini bukan hanya tradisi, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur yang harus dijaga bersama,” ungkapnya.
Danramil juga menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jembatan memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat dan memperkuat konektivitas antarwilayah, sehingga sinergi antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat harus terus dijaga.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh nuansa kebersamaan. Kehadiran Danramil Baturiti beserta anggota mendapat apresiasi dari masyarakat setempat karena dinilai mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menjaga harmonisasi antara pembangunan dan nilai-nilai budaya daerah.
(Gus)
