JEMBRANA Tabloidtipikornews.com– Komandan Kodim (Dandim) 1617/Jembrana, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib, S.I.P., M.Si., menggelar acara audiensi bersama para Perbekel dan Lurah se-Kabupaten Jembrana di Aula Makodim 1617/Jembrana, Jln. Ngurah Rai No. 135, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana.
Audiensi ini dilaksanakan guna mengoptimalkan sosialisasi dan meningkatkan animo pemuda daerah dalam rangka penerimaan Calon Bintara dan Tamtama TNI AD.
Dalam pengarahannya, Dandim 1617/Jembrana menyoroti masih rendahnya jumlah pendaftar dari wilayah Jembrana maupun Bali secara umum. Padahal, peluang dan kuota penerimaan prajurit TNI AD saat ini sangat besar seiring dengan rencana pembangunan pangkalan dan asrama militer baru di wilayah Bali.
“Saat ini persyaratan seleksi telah diberikan banyak kelonggaran dari pimpinan TNI, seperti batas usia pendaftaran yang diperpanjang hingga 26 tahun serta standar tinggi badan minimal yang disesuaikan menjadi 158 cm.
Ini merupakan kesempatan emas bagi para pemuda di Jembrana untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” tegas Letkol Inf Sy. Gafur Thalib.
Dandim juga secara tegas membantah isu yang beredar di masyarakat mengenai adanya biaya pendaftaran untuk menjadi anggota TNI. Beliau menjamin bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya sepeser pun.
“Saya jamin 100 persen masuk TNI itu tidak dipungut biaya atau gratis.
Kami meminta bantuan para Perbekel dan Lurah untuk meluruskan stigma yang salah di masyarakat. Jangan sampai ada anggapan masuk TNI harus bayar puluhan juta rupiah,” tambah Dandim.
Lebih lanjut, Dandim berharap para kepala desa dan lurah dapat menyampaikan informasi secara utuh dan memberikan motivasi kepada para pemuda di wilayahnya masing-masing, termasuk menyampaikan kepastian jaminan kesejahteraan serta tunjangan karier yang didapat sebagai prajurit TNI. Selain itu, rekomendasi dari Perbekel/Lurah terkait kelakuan baik calon peserta di desa juga dapat memberikan nilai tambah (credit point) dalam proses penilain.
Kegiatan audiensi yang dihadiri oleh perwira jajaran Kodim 1617/Jembrana serta sekitar 51 Perbekel dan Lurah se-Kabupaten Jembrana ini diisi dengan sesi diskusi interaktif dan penyerapan masukan dari peserta. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.(Gus)
