(Foto:Dok ASG)

TabloidTipikorNews.com – Tangerang Selatan
Lima unit truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan ditolak warga saat hendak membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Senin malam (22/12/2025).

Penolakan keras tersebut terjadi ketika warga di sekitar TPA Cipeucang mengetahui adanya aktivitas pembuangan sampah. Dalam hitungan menit, ratusan warga berdatangan dan berkumpul di pintu masuk TPA untuk melakukan orasi penolakan terhadap truk-truk sampah milik DLH Tangsel.

Perwakilan warga, Dulrohman, dalam dialog terbuka dengan pihak DLH Tangsel yang malam itu dihadiri langsung oleh Kepala DLH Tangsel, Bani Khosyatullah, menyampaikan sikap tegas warga. Ia meminta agar sampah yang sudah sempat diturunkan segera diangkut kembali dan dibawa keluar dari kawasan TPA Cipeucang.

“Kami sudah mengajukan permohonan kepada pihak UPT terkait, sudah ditanggapi dan ditandatangani. Lalu kenapa malam ini TPA dibuka kembali?” ujar Dulrohman di hadapan pejabat DLH.
Dulrohman juga kembali menegaskan adanya enam tuntutan warga yang telah disampaikan secara tertulis kepada pihak-pihak terkait, termasuk kepada Wali Kota Tangerang Selatan.

Adapun enam tuntutan warga tersebut meliputi:
Penutupan TPA Cipeucang mulai Senin, 8 Desember 2025.

Normalisasi saluran air kali seperti kondisi semula.
Perapihan tumpukan sampah di sekitar rumah warga terdampak,
Ketersediaan alat berat yang standby untuk merapikan saluran air dan lingkungan warga,
Penanganan air lindi serta bau sampah.
Penanganan dampak kesehatan serta pemberian kompensasi kepada warga terdampak.

Dalam dialog terbuka tersebut, warga juga menunjukkan surat kesepakatan yang dimaksud kepada Kepala DLH Tangsel sebagai bukti adanya persetujuan sebelumnya.

Menanggapi tuntutan warga, Kepala DLH Tangsel Bani Khosyatullah menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah konkret.

“Pada malam ini kami akan mengangkut kembali sampah yang sudah dibuang oleh lima unit truk untuk dibawa keluar dari TPA Cipeucang, dan hal ini akan kami laporkan kepada pimpinan,” ujarnya.

Aksi penolakan warga berlangsung tertib dengan pengamanan dari unsur Satpol PP, TNI, dan Polri. Setelah kelima truk pengangkut sampah keluar dari area TPA Cipeucang, warga secara bertahap membubarkan diri.
(Ari Sapta Geni)

By admin