JEMBRANA Tabloidtipikornews.com– Sabtu, 30 Oktober, 2026. Jajaran Koramil 1617-02/Mendoyo menunjukkan respons cepat dalam penanganan bencana alam dengan mendampingi Bupati Jembrana serta instansi terkait melaksanakan kegiatan karya bakti dan peninjauan langsung lokasi tanah longsor di wilayah Kecamatan Mendoyo.
Kegiatan karya bakti dipusatkan di Banjar Yeh Mecebur, Desa Penyaringan, di mana anggota Koramil bersama unsur pemerintah daerah dan masyarakat bahu-membahu mengamankan lokasi terdampak. Sasaran utama dalam karya bakti ini adalah pemasangan garis polisi (police line) serta pemasangan pagar sementara di badan jalan yang mengalami longsor guna mengantisipasi bahaya bagi para pengguna jalan yang melintas.

Selain di Desa Penyaringan, peninjauan dan pemantauan wilayah terdampak tanah longsor juga dilanjutkan ke Banjar Munduk Anggrek Kaja, Desa Yehembang Kauh, serta Banjar Tibu Sambi, Desa Yehembang Kangin. Kehadiran Babinsa dan Danramil Mendoyo di setiap titik lokasi menunjukkan komitmen TNI dalam memberikan rasa aman serta membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut Bupati Jembrana (I Made Kembang Hartawan, S.E., M.M), Kepala BPKAD Kab. Jembrana, perwakilan Dinas PUPR, perwakilan BPBD Kab. Jembrana, Danramil 1617-02/Mendoyo (Kapten Inf. I Made Sujana Arianta), Camat Mendoyo, para kepala desa/perbekel, aparat kepolisian, serta ratusan warga masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil peninjauan, Dinas PUPR Kabupaten Jembrana telah melaksanakan pemetaan dan pengukuran di tiap titik kejadian tanah longsor untuk langkah penanganan dan tindak lanjut berikutnya. Mengingat wilayah Kecamatan Mendoyo merupakan daerah yang cukup rentan terjadi tanah longsor maupun banjir saat turun hujan lebat, aparat TNI bersama pemerintah daerah terus mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Seluruh rangkaian kegiatan peninjauan dan karya bakti berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman.

By admin