(Foto Tabloidtipikornews.com)

INDRAMAYU – TabloidTipikorNews.com

Semangat gotong royong dan kebersamaan ditunjukkan masyarakat Blok Lungkoneng, Desa Plosokerep, Kabupaten Indramayu. Warga bahu-membahu mempersiapkan pembangunan jembatan penyeberangan orang sekaligus akses bagi traktor kecil untuk menunjang aktivitas pertanian.

Jembatan yang direncanakan memiliki panjang sekitar 36 meter tersebut akan dibangun melintasi Kali Coe. Oleh masyarakat setempat, jembatan itu diberi nama Jembatan Haji Sawin, yang nantinya diharapkan menjadi akses penting bagi para petani Blok Lungkoneng dan wilayah sekitarnya.

Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan mereka dalam memberikan dukungan tenaga. Bahkan, sejumlah warga secara sukarela menyediakan makanan, minuman, dan berbagai kebutuhan lainnya untuk mendukung kegiatan persiapan pembangunan jembatan tersebut.

Keberadaan jembatan ini dinilai sangat penting karena dapat memangkas jarak tempuh para petani hingga sekitar 2 kilometer. Selain mempermudah mobilitas warga, akses tersebut juga diharapkan memperlancar aktivitas pengangkutan hasil pertanian serta memudahkan traktor kecil menuju area persawahan.

Secara tidak langsung, pembangunan jembatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan masyarakat terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

Sejumlah warga, di antaranya  Tanjan dan  Tarja, menyampaikan dukungannya terhadap rencana pembangunan jembatan tersebut. Mereka berharap pembangunan dapat segera dilaksanakan, mengingat musim hujan sebentar lagi tiba. Pasalnya, Kali Coe kerap mengalami banjir ketika musim hujan sehingga dapat menghambat akses dan aktivitas para petani.

Masyarakat Blok Lungkoneng berharap Pemerintah Desa Plosokerep segera mengupayakan penganggaran pembangunan jembatan tersebut. Warga juga berharap agar sumber pendanaannya dapat diperjuangkan melalui berbagai jalur yang memungkinkan, baik dari donatur, anggota legislatif, Dana Desa, maupun pos anggaran lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi masyarakat, jembatan ini bukan sekadar sarana penyeberangan, melainkan kebutuhan penting untuk menunjang perekonomian dan kelancaran aktivitas pertanian.

Semangat gotong royong yang telah ditunjukkan warga menjadi bukti bahwa pembangunan dapat dimulai dari kepedulian dan kebersamaan masyarakat. Kini, harapan mereka tertuju kepada pemerintah desa agar pembangunan Jembatan Haji Sawin dapat segera diwujudkan.

Penulis: Supratman

By admin