(Foto Istimewa)

Tabloidtipikornews.com – Tangerang Selatan — Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Sabtu, 5 September 2026. Abu vulkanik yang terbawa angin berpotensi mengganggu wilayah pesisir Banten, termasuk Tangerang Selatan dan sekitarnya.

Palang Merah Indonesia (PMI) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan melindungi diri dari paparan abu vulkanik.

“Erupsi Gunung Anak Krakatau dapat menghasilkan abu vulkanik yang terbawa angin hingga radius puluhan kilometer. Lindungi diri, keluarga & lingkungan!” tulis PMI dalam imbauannya, Minggu (6/9/2026).

Abu vulkanik berbeda dengan debu biasa. Kandungan partikelnya dapat menyebabkan iritasi mata, hidung dan tenggorokan, gangguan pernapasan, mengurangi jarak pandang, mencemari sumber air, serta mengganggu tanaman dan merusak bangunan apabila menumpuk.

Tips Mitigasi

Relawan Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, yang akrab disapa Mas Ben, turut membagikan sejumlah tips kepada warga.

Saat membersihkan halaman atau atap, masyarakat disarankan menunggu hujan abu selesai. Abu sebaiknya disapu perlahan atau disemprot dengan air secara halus. Hindari menyiram abu menggunakan ember karena campuran abu dan air dapat mengeras seperti semen. Pembersihan atap juga harus dilakukan dengan hati-hati.

Untuk kaca, mobil dan sepeda motor, siram terlebih dahulu sebelum dilap. Mengelap abu dalam kondisi kering dapat menyebabkan permukaan tergores. Kendaraan juga sebaiknya segera dicuci.

Masyarakat dianjurkan menggunakan masker KN95/KN95 atau setara dan kacamata pelindung saat berada di luar. Jika mata terkena abu, jangan dikucek, tetapi segera bilas dengan air mengalir.

Di dalam rumah, tutup rapat pintu, jendela dan ventilasi serta lindungi tempat penampungan air agar tidak terkontaminasi abu.

PMI mengingatkan warga untuk terus memantau informasi resmi dari PVMBG, BPBD dan PMI, menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan abu, serta menghubungi layanan darurat apabila membutuhkan bantuan.

“Tanpa masker di tengah abu sama saja menghirup serpihan beling. Risiko ISPA dan iritasi serius,” pesan Mas Ben.

Warga diimbau tetap tenang, waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Jurnalis: Ari ND

By admin