(Foto:Dok Supratman)
Indramayu tabloidtipikornews.com– Sejumlah anak-anak muda Blok Lungkoneng, Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal dengan membentuk Komunitas Seni Tari Topeng Putra Lungkoneng.

Komunitas ini hadir sebagai wadah pelestarian seni tradisi tari topeng khas Indramayu, sekaligus menjadi sarana hiburan dan media pemersatu masyarakat. Seni tari topeng tidak hanya berfungsi sebagai tontonan, tetapi juga sebagai ekspresi keindahan jiwa manusia yang berakar pada tradisi, mengandung makna sosial, nilai budaya, serta cara pandang hidup masyarakat setempat.
Di lingkungan masyarakat sekitar, kesenian ini dikenal dengan sebutan obrog, yaitu pertunjukan tari topeng yang dipentaskan secara keliling dari rumah ke rumah dan dari kampung ke kampung. Biasanya, obrog tari topeng dipentaskan pada momen-momen tertentu seperti hari raya besar, acara adat, peringatan hari jadi desa, dan kegiatan masyarakat lainnya.
Komunitas Putra Lungkoneng berharap seni obrog tari topeng tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat, mengingat kesenian ini merupakan salah satu kekayaan seni budaya daerah yang patut dijaga agar tidak punah. Seiring perkembangan zaman, mereka juga menyadari pentingnya adaptasi tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisi yang ada.
Dalam prosesnya, para anggota komunitas terus belajar berbagai gaya tari topeng Indramayu, seperti tari topeng gaya Pekandangan maupun gaya Tambi. Setiap tarian memiliki karakter dan makna yang berbeda, yang menggambarkan perjalanan hidup tokoh-topoh dalam cerita topeng tersebut. Salah satunya adalah Tari Topeng Kelana, yang mencerminkan kisah Ratu Kencana Wungu dan Prabu Minak Jingga.
-
Komunitas anak-anak muda Putra Lungkoneng ini juga berharap adanya dukungan moral dan bantuan biaya dari masyarakat maupun pihak terkait, guna menunjang kebutuhan perlengkapan dan kelangsungan pementasan obrog tari topeng yang mereka lakukan secara keliling.
Selain itu, mereka berharap pemerintah setempat dapat turut memberikan perhatian dan dukungan, agar komunitas seni tari topeng ini dapat hidup, berkembang lebih baik, serta dikenal oleh masyarakat luas sebagai bagian dari identitas budaya Indramayu.
(Supratman)
